04 Mei 2013

PELANGGAN/KOLEGA

A. Pengertian Kolega dan Pelanggan Secara umum kolega berarti teman sejawat atau teman sepekerjaan. Adapun istilah pelanggan memiliki 2 penegrtian, yaitu dalam arti luas dan arti sempit. Dalam arti luas, pelanggan adalah semua pihak yang mempunyai hubungan kerja dengan bisnis kita, atau semua pihak yang terkait dalam proses produksi, seperti pemasok bahan baku, penyandang dana (pemilik Perusahaan, kreditor dan investor), atau distributor/agen, pemasar/penyalur yang berperan sebagai perantara, sehingga produk (barang/jasa) sampai ditangan konsumen. Dalam arti sempit, pelanggan adalah pembeli atau pengguna produk/jasa, tanpa memperhitungkan apakah sering, jarang atau hanya sekali saja mereka membeli produk/jasa. B. PENGELOMPOKAN PELANGGAN 1. Pelanggan Internal Pelanggan internal adalah pelanggan yang berasal dari dalam perusahaan yang menjadi pelanggan dari produk yang dihasilkan oleh mereka sendiri. Misalnya: bagian akuntansi melayani jasa penyusunan laporan keungan bagi bagian pemasaran, bagian Electronic Data Processing (EDP) melayani bagian-bagian lain di bidang software dan hardware komputer, bagian bengkel melayani jasa servis kendaraan untuk bagian-bagian lain. Artinya, pelanggan bagain akuntansi adalah bagian pemasaran dan bagian-bagian lain. Pelanggan bagian EDP meliputi semua bagian. Pelanggan bagian bengkel terdiri dari semua bagian. 2. Pelanggan Perantara Pelanggan perantara adalah setiap orang atau kelompok orang yang berperan sebagai perantara produk, bukan sebagai pemakai. Contoh agen-agen yang memasarkan Koran dan majalah. 3. Pelanggan Eksternal Pelanggan eksternal adalah pelanggan yang berasal dari luar perusahaan yang membeli atau menerima barang-barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. C. KEBUTUHAN PELANGGAN 1. Kebutuhan pelanggan berdasarkan tingkat kepentingan/prioritas a. Kebutuhan Primer Kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan dan sifatnya wajib dipenuhi. Contoh, kebutuhan akan sembako, dll. b. Kebutuhan Skunder Kebutuhan yang harus dipenuhi setelah semua kebutuhan pokok/primer terpenuhi. Contoh, kebutuhan terhadap makanan yang bergizi, pendidikan, dll. c. Kebutuhan Tersier Kebutuhan manusis yang bersifat mewah. Contoh, motor, mobil, dll. 2. Kebutuhan pelanggan berdasarkan sifatnya a. Kebutuhan Jasmani Kebutuhan yang berhubungan dengan kepentingan tubuh atau badan seseorang. Contoh, kebutuhan terhadap makan, buang air besar maupun kecil, dll. b. Kebutuhan Rohani Kebutuhan yang bersifat kerohanian. Contoh, beribadah kepada Tuhan YME, music, dll. 3. Kebutuhan pelanggan berdasarkan waktu a. Kebutuhan sekarang Ebutuhan yang diperlukan pada saat ini dan sifatnya mendesak. Contoh, kebutuhan terhadap minum karena sedang kehausan b. Kebutuhan masa depan Kebutuhan yang akan dipenuhi pada masa yang akan datang. Contoh, pergi haji. 4. Kebutuhan pelanggan berdasarkan subyek a. Kebutuhan individual/pribadi Kebutuhan yang bersifat perorangan. Contoh, kebuthan akan sikat gigi, ilmu, dll. b. Kebutuhan social/kolektif Kebuthan yang sifatnya dapat memuasakan kebutuhan social. Contoh, kebutuhan akan ketersediaan jalan umum.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking